
帖子
Block News
🔸Sistem Pembayaran Lintas Batas China (CIPS) Cetak Rekor Baru Usai AS Serang Iran.
Volume transaksi harian CIPS sistem pembayaran lintas batas RMB China, alternatif SWIFT sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah di Maret 2026 senilai RMB 920,5 miliar (~US$133,5 miliar) per hari, melonjak sekitar 50% dari Februari, didorong lonjakan permintaan yuan untuk perdagangan minyak akibat konflik Iran.
Sejak diluncurkan 2015, total volume tahunan CIPS sudah naik dari nyaris nol menjadi run-rate US$27,84 triliun di 2026, dengan lebih dari 1.766 peserta di 124 negara.
Grafik ini menunjukkan pola yang konsisten: setiap kali muncul tekanan geopolitik atau senjata finansial (Rusia dikeluarkan SWIFT, pembekuan cadangan FX Rusia, sanksi chip AS ke China, hingga serangan AS ke Iran), volume CIPS melonjak tangga demi tangga.
Namun perlu dicatat:
RMB masih hanya menyumbang kurang dari 3% total volume pembayaran global via SWIFT (dibanding 51% untuk dolar AS), dan CIPS sendiri masih bergantung pada sistem messaging SWIFT untuk lebih dari 80% transaksinya jadi ini belum "menggantikan" dolar, baru mengikis ketergantungan secara bertahap.
🔸Apa dampaknya ke pasar crypto?
Tren de-dolarisasi seperti ini sering dikaitkan dengan narasi bullish crypto (aset netral di luar kendali negara manapun), tapi data ini justru menunjukkan negara-negara yang terkena sanksi membangun infrastruktur RMB milik China sendiri, bukan beralih ke crypto.
Percepatan ini menandakan senjata finansial (freeze cadangan, exclusion dari SWIFT) makin sering dipakai sebagai alat geopolitik risiko yang tetap memberi Bitcoin $BTC use case jangka panjang sebagai aset non-sovereign, meski adopsi konkretnya belum terlihat langsung di data CIPS ini.




